Apa itu gateway? Secara bahasa gateway artinya pintu gerbang. Dalam hal ini pengertian gateway secara khusus adalah suatu perangkat yang yang menghubungkan jaringan komputer yang satu atau lebih jaringan komputer dengan media komunikasi berbeda. 

Gateway juga dapat diartikan sebagai komputer yang menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih karena memiliki minimal dua buah network interface. Gateway dapat menjadi jalan atau rute untuk menunjukkan suatu alamat pada internet. 

Router Mikrotik dapat digunakan sebagai gateway Internet bagi jaringan lokal (LAN). Adapun konfigurasi yang dilakukan adalah: IP Address, Network Address Translation, dan DNS.

Pada artikel ini penulis menggunakan ISP Telkom, Router MikroTik, dan sebuah PC. IP Address publik untuk terhubung ke internet menggunakan IP dinamis.
Topologi Jaringan

Konfigurasi IP Address
Ethernet 1
/ip dhcp-client add interface=ether1 use-peer-dns=yes use-peer-ntp=yes


Keterangan: untuk mendapatkan IP Address secara dinamis dari ISP, interface yang terhubung ke modem harus diset sebagai DHCP Client. Jika menggunakan Terminal, setiap menambahkan konfigurasi DHCP Client, entri harus diaktifkan secara manual dengan perintah di bawah ini:

/ip dhcp-client enable 0

/ip dhcp-client print

Ethernet 2
ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether2

Setting IP di PC
IP Address: 10.10.10.2
Subnet Mask: 255.255.255.0
Gateway: 10.10.10.1

Preferred DNS Server: 8.8.8.8
Alternate DNS Server: 8.8.4.4

Konfigurasi Network Address Translation
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Konfigurasi DNS
/ip dns add servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-request=yes